Rangkaian Logika atau digital merupakan kesatuan dari komponen – komponen elektronika pasif dan aktif yang membentuk fungsi pemrosesan sinyal digital. Komponen-komponennya terdiri dari pasif dan aktif yang membentuk kesatuan-kesatuan yang membentuk elemen logika.
GERBANG LOGIKA

RANGKAIAN GERBANG LOGIKA

RANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL :
Outputnya bergantung pada keadaan nilai input pada saat itu saja.
Piranti : Rangkaian gerbang OR – AND – NOT, decoder, adder, subtractor dan multiplexer.
RANGKAIAN ADDER :
ADDER adalah rangkaian penjumlah, terdiri dari :
♦ HALF ADDER (2-bit)

♦ FULL ADDER (2-bit)


RANGKAIAN LOGIKA SEKUENSIAL
Outputnya tidak hanya bergantung pada nilai input saat itu, tetapi juga input-input sebelumnya (karakteristik memori).
Piranti : Flip-flop, register, dan counter.
Berdasarkan waktu sinyal, dibedakan menjadi :
- Rangkaian sekuensial sinkron
Operasinya disinkronkan dengan pulsa waktu yang dihasilkan oleh pembangkit pulsa yang merupakan masukan bagi rangkaian. Keluaran akan berubah hanya setiap adanya masukan pulsa
waktu, meskipun inputnya tidak berubah. - Rangkaian sekuensial asinkron:
Operasinya hanya bergantung pada input, dan dapat dipengaruhi setiap waktu.
Flip-flop (FF) : perangkat bistabil, hanya dapat berada pada salah satu statusnya saja, jika input tidak ada, FF tetap mempertahankan statusnya. Maka FF dapat berfungsi sebagai memori 1-bit.
JENIS – JENIS FLIP-FLOP
- FF-RS (dirangkai dari NAND gate)

2. FF – RS berdetak
Dengan adanya detak akan membuat FF-RS bekerja sinkron atau
aktif HIGH.

3. FLIP-FLOP D
Sebuah masalah yang terjadi pada Flip-flop RS adalah saat keadaan R = 1, S = 1 harus dihindarkan. Satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengizinkan hanya sebuah input saja. FF-D mampu mengatasi masalah tersebut.

Rangkaian logika :

Dari gambar rangkaian gerbang FF_D di atas, maka simbol logika FF-D yang dirangkai dari FF_RS menjadi

4. FLIP-FLOP JK
Implementasi gate/rangkaian gerbang FF-JK dan simbol logikanya adalah seperti gambar berikut
Tabel Kebenaran FF-JK :
| CK | J | K | Q | Q’ | |
| Tetap | 0 | 0 | Tidak Berubah | Tidak Berubah | |
| Reset | 0 | 1 | 0 | 1 | |
| Set | 1 | 0 | 1 | 0 | |
| Togel | 1 | 1 | Kondisi Beralawanan | Kondisi Berlawanan |
REGISTER
Fungsi : sebagai memori sementara untuk penggeseran data ke kiri atau ke kanan. Dibangun dari kumpulan flip-flop, banyaknya flip-flop menentukan panjang register dan juga panjang kata biner yang dapat disimpan di dalam register.
♦ REGISTER SERI :

♦ REGISTER PARALEL :

Materi Organisasi Sistem Komputer (OSK):
- Pendahuluan
- Sistem Bilangan
- Rangkaian Logika
- Organisasi Komputer Dasar
- Komputer Pipeline
My Youtube Channel: https://www.youtube.com/@ekomartantoh